Aksi BPI LPDP dalam Menyapa Indonesia, Ingin Berkontribusi?

Menyapa Indonesia Desa Cikumbuen

Menyapa Indonesia bagi awardee BPI LPDP (Beasiswa LPDP) bukanlah dengan cara say ‘hai’ atau ‘hello’ melainkan dengan memberikan pengorbanan nyata bagi masyarakat Indonesia yang membutuhkan. Project nyata yang cukup besar bagi anak-anak muda ini nantinya akan memberi bukti bahwa jiwa gotong royong dan cinta tanah air masih belum punah. Penasaran dengan bagaimana para anak muda ini membangun rasa nasionalismenya dalam Menyapa Indonesia? Kamu pun bisa ikut ikut di dalamnya.

Membangun Jalan,membangun jembatan, membangun perekonomian masyarakat dengan usaha yang dikembangkan dari desa tersebut, atau meningkatkan derajat kesehatan masyarakat daerah tertinggal, manakah di antara ini semua yang penting menurut anda bagi masyarakat di desa terpencil? (mungkin kamu akan berpikir keras mengenai hal ini). Apapun jawabannya, banyak sekali hal yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita di tempat yang sulit terjangkau tersebut. Sulitnya menjangkau wilayah perkotaan yang mampu memberikan berbagai peluang, membuat mereka terkungkung dalam tempat yang sempit dan sumber daya yang terbatas. Membuka kungkungan keterbatasan jarak dan waktu ini serta menghancurkan segala ketidakberdayaan dari saudara-saudara kita di wilayah tepian sana, itulah yang akan dilakukan oleh awardee BPI LPDP dalam project Menyapa Indonesia.

[IklanGA1]Okay, pembukaannya cukup segitu saja. Kita langsung saja menuju ke topik Aksi BPI LPDP dalam Menyapa Indonesia dan bagaimana berkontribusi di dalamnya.

Menyapa Indonesia adalah program pengembangan masyarakat (community development) yang dikelola oleh para penerima anugerah (awardee) Beasiswa Pendidikan Indonesia, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (BPI-LPDP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di beberapa lokasi daerah tertinggal di Indonesia yang masih belum terjamah oleh pendidikan dan teknologi.

BPI-LPDP diberikan kepada calon mahasiswa program magister dan doktoral (Dalam Negeri serta Luar Negeri) yang telah lulus seleksi administrasi dan wawancara. Biaya yang digunakan oleh BPI-LPDP bersumber dari dana abadi (endowment) pengumpulan pajak rakyat Indonesia. Oleh sebab itu, sebelum memulai berangkat dan menempuh studi di perguruan tinggi masing-masing, para awardee diberikan ruang untuk menunjukkan jiwa kepemimpinan, kepedulian, serta kecintaan kepada negeri melalui Menyapa Indonesia.

Menyapa Indonesia terdiri atas beberapa kegiatan:
[IklanGA1]
Community Services: Program pelayanan langsung berupa pembangunan fasilitas umum serta pengembangan kualitas elemen masyarakat (antara lain instansi pemerintah lokal terkait) di lokasi sasaran.

Community Empowering: Program-program yang bertujuan untuk memberikan akses pendidikan lebih luas dalam level komunitas demi terciptanya masyarakat mandiri dan swadaya.
Community Relations: Program-program yang berkaitan dengan pengembangan komunikasi dan informasi antara masyarakat lokal dengan pihak/otoritas yang berwenang.

Lebih lanjut cek website http://menyapa-indonesia.com

Sebagai batu pondasi pertama dari project Menyapa Indonesia ini, terpilihlah desa Cikumbuen untuk dikembangkan dalam hal transportasi serta pengembangan sumber daya masyarakatnya. Dengan kekayaan sumber daya alam berupa cengkeh, cokelat dan melinjo, desa ini masih berada di bawah garis kemiskinan dengan sebagian besar bermatapencarian sebaagai buruh pengupas kulit melinjo. Oleh karena itu kami akan mengembangkan skill dan SDM masyarakat di desa tersebut dengan menjadikan kekayaan alam tersebut menjadi hasil olahan yang dapat dikonsumsi dan memiliki nilai yang lebih tinggi. Nantinya, jika ini dapat dikembangkan oleh masyarakat desa tersebut, mereka akan memperoleh manfaat ekonomis yang mempu meningkatkan kualitas hidup mereka.

[IklanGA1]Selain hal tersebut, masalah yang dihadapi desa ini adalah prasarana transportasi yang jauh dari memadai. Jalan yang hanya berupa batu dan tanah membuat penduduk desa ini sulit menjangkau wilayah lainnya apalagi bermimpi memasarkan hasil industri mereka keluar. Hanya untuk keluar kampung saja mereka perlu mengeluarkan ongkos yang besar dan usaha lebih. Melihat hal ini pembangunan prasarana jalan menjadi pekerjaan yang juga akan dilakukan.

Untuk menjalankan semua aksi ini tentu saja membutuhkan gotong royong dari berbagai pihak. Dalam cara yang sederhana semua pihak dapat membantu aksi Menyapa Indonesia ini dengan menyisihkan sedikit kepedulian serta dana. Hal tersebut akan sangat membantu pembangunan berkelanjutan di desa tersebut dan tidak menutup kemungkinan untuk membantu desa-desa lain mengatasi masalah mereka di masa depan. Ingin ikut Beraksi? Kamu bisa memberikan kepedulianmu di https://kitabisa.com/menyapanesia

Bookmark and Share

Leave a Reply